Rujak Mak Tas Lamongan: Rasakan Legenda dengan Bumbu Gula Lontar yang Terkenal Hingga ke Luar Negeri
Rujak 'Mak Tas' di Lamongan adalah salah satu makanan khas bersejarah yang tetap bertahan hingga saat ini.
Ciri khas dari Rujak Mak Tas ada pada rempah-rempahnya yang istimewa karena mengunakan gula lontar sebagai komponen utama saat dihaluskan.
Gula lontar adalah sebuah pemanis alami yang berasal dari sari pohon lontar.
Rasanya yang unik dari bumbu gula lontar buatan Mak Tas malah menarik minat banyak orang untuk memesannya dan mengantarkannya sampai ke mancanegara.
Apabila diamati, rujak ini mirip dengan rujak ulek dari wilayah lain. Buah-buahan yang digunakan pun serupa dengan buah dalam rujak-rugkuk di tempat lain, misalnya nanas, labu siam, paprika belum sepenuhnya masak, serta kedondong atau manga muda. Semua buah itu dicacah lalu disusun di atas lembaran daun pisang dan dituangi saus khas.
Menurut saluran YouTube Indonesian Food Explorer, Rujak Mak Tas dibuka setiap harinya dari jam 07.00 sampai 16.30 WIB.
Rujak Mak Tas ditawarkan dengan harga Rp7.000, naik dari harga awal yaituRp 5.000. Tidak mengherankan bila tempat itu sering dipadati oleh pelanggan.
Untuk Anda yang berkunjung ke wilayah Lamongan, Jawa Timur, pastikan tidak melewatkan kesempatan menghentian diri sejenak di sebuah warung sederhana di tepi sungai yang memisahkan Desa Paciran dengan Dusun Jetak, persis di sisi Jalan Raya Daendels.
Warung Rujak Mak Tas telah didirikan pada tahun 1986 dan masih setia menghadirkan kelezatan khasnya sampai saat ini.
Bumbu Rujak Mak Tas
Menurut postingan di Instagram @ kuliner. lamongan, racikan bumbu rujak Milik Bu Tas mencakup garam, terasi, cabai, asam Jawa, gula lontar, dan juga petis ikan sebagai pembeda uniknya sendiri. Petis ikan tersebut tidak biasa saja; itu adalah produk hasil penangkapan lokal Lamongan yang diproses dengan cara-cara tradisional turun-temurun.
Produk unik asli Paciran itu dibuat oleh penduduk setempat mayoritasnya bekerja sebagai nelayan. Cara membuatnya juga tidak rumit, yaitu dengan merebus lagi ekstrak hasil masakan ikan laut sampai pekat, sehingga tercipta petis tebal berasa kuat yang merupakan bagian penting dari cita rasa lezat rujak Milik Bu Tas.
(*)
Comments
Post a Comment