Kenali Tanda-Tanda Alpukat Busuk dan Simpan dengan Benar untuk Kesegaran Maksimal

Avokad adalah buah favorit berkat kelembutan teksturnya serta kadar gizinya yang melimpah.

Akan tetapi, alpukat hanya bertahan sebentar saja setelah mencapai kematangan. Apabila penyimpanannya tak tepat, buah tersebut dapat membusuk dengan cepat dan menjadi tidak baik untuk dimakan.

Dilansir dari Healthline Berikut ini merupakan karakteristik dari buah alpukat yang sudah membusuk serta bagaimana caranya untuk menyimpannya supaya tetap fresh dalam waktu yang lebih lama.

Ciri-Ciri Alpukat Busuk

1. Perubahan Warna Kulit

Beberapa varietas avokad, seperti avokad Hass, menunjukkan perubahan warna kulit saat mencapai kematangan. Avokad yang masih mentah memiliki penampilan hijau lumut dan kemudian akan berubah menjadi hijau tua atau coklat ketika telah masak. Apabila permukaannya nyaris hitam dan memberikan sensasi empuk saat disentuh, ini bisa jadi indikator bahwa buah tersebut sudah melewati titik kesempurnaan dan mungkin mulai membusuk.

2. Kelembutan yang Berlebihan

Alpukat yang fresh akan memberikan sensasi agak lunak ketika diinjak. Tetapi, apabila terlampau lembut sampai jarimu tenggelam saat mencubitnya, bisa dipastikan bahwa alpokat itu mungkin telah membusuk.

3. Noda Hitam di Daging Buah

Ketika dipotong, alpukat yang segar memiliki warna hijau terang. Apabila Anda melihat noda coklat atau hitam merata pada semua daging buahnya, ini menunjukkan bahwa alpukat tersebut telah rusak. Akan tetapi, apabila hanya terdapat satu noktah kecil, mungkin saja itu hanyalah bekas remukan dan bagian tersebut masih dapat dipotong untuk digunakan.

4. Bau yang Asam atau Busuk

Alpukat segar menghasilkan aroma lembut dengan sentuhan manis. Apabila tercium baunya yang asam atau busuk, ini merupakan indikasi bahwa buah tersebut telah membusuk. Selain itu, jika ada bau kimia atau rasanya berbeda dari biasanya, hal ini dapat menunjukkan kalau alpukat sudah tidak sehat untuk dikonsumsi.

5. Munculnya Jamur

Apabila Anda menjumpai jamur dengan warna putih atau abu-abu di kulit ataupun bagian daging buah, lebih baik hindari untuk mengkonsumsinya. Jamur tersebut bisa merambati keseluruhan isi buah alpokat dan membawa risiko terhadap kondisi kesehatan Anda.

Cara Melestarikan Alpukat Supaya Tahan Lama

1. Simpan di Suhu Ruangan Jika Belum Matang

Alpukat yang belum matang sebaiknya disimpan di tempat sejuk dengan suhu ruangan agar proses pematangan berjalan alami.

2. Simpan ke dalam kulkas setelah matang

Segera masukkan alpukat ke dalam lemari es setelah mencapai kesempurnaan agar mengurangi laju pematangan dan pembusukan.

3. Gunakan Perasan Lemon

Setelah dipotong, aplikasikan jus lemon pada bagian luar daging buah tersebut kemudian masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat dan simpan di lemari es. Hal ini berfungsi untuk menghindarkan perubahan warna menjadi coklat akibat proses oksidasi.

4. Hindari Menyimpan Dengan Buah Yang Lain

Alpukat menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat pematangan. Hindari menyimpannya dengan buah lain yang sensitif terhadap gas ini.

Mengenali tanda-tanda avokad sudah busuk serta bagaimana menyimpannya dengan tepat bisa membantu Anda mengurangi kerugian dan menikmati buah ini tetap segar lebih lama. Periksalah konsistensi, warna, bau, dan keadaan daging buah tersebut sebelum dimakan.

Berdasarkan saran-saran tersebut, Anda tak perlu risau lagi tentang kemungkinan alpukat yang dibeli menjadi rusak dengan cepat. Simpanlah secara tepat dan rasakan khasiatnya untuk kesehatan tiap harinya. (Sri Wahyuni)

Comments

Popular posts from this blog

5 Camilan Tradisional Gurih dari Sidoarjo yang Mantap Buat Ngemil!

G-Walk Surabaya: Eksplore Kuliner Kekinian dengan Cita Rasa dan Tampilan Instagenic

Suka Nongkrong? Cek 3 Kafe Terbaik di Tumpang Malang yang Wajib Dicoba!