8 Makanan Ini Tidak Disarankan untuk Dimakan oleh Bayi yang Berusia di Bawah 1 Tahun: Apa Saja?
- Anak-anak yang berumur kurang dari satu tahun sebenarnya telah dimulai untuk dikenalkan dengan variasi makanan seperti buah-buahan, sumber karbohidrat, serta protein.
Seringkali kita menyebutkan bahwa jenis makanan yang umumnya diberikan kepada bayi berusia kurang dari satu tahun adalah MPASI atau singkatan dari Makanan Pendamping Asi. Sampai hari ini, banyak pakar ataupun ibu rumah tangga yang mempublikasikan formula dan cara membuat MPASI melalui platform media sosial.
Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa tidak seluruh jenis makanan cocok bagi mereka. Sebagaimana diinformasikan dalam situs DM News pada hari Sabtu (10/05), terdapat delapan macam pangan yang sebaiknya tak dikonsumsi oleh balita dengan usia dibawah satu tahun:
1. Madu
Sering kali madu dipandang sebagai pemanis alami dan baik untuk kesehatan. Namun, apabila berbicara tentang bayi kurang dari satu tahun, penggunaannya harus ditolak. Hal ini dikarenakan madu mungkin mengandung bakteri bernama Clostridium botulinum.
Pada orang dewasa dan anak-anak yang sudah besar, sistem pencernaan kita yang telah berkembang bisa mengatasi bakteri tersebut. Namun pada bayi, hal itu merupakan masalah lain. Sistem pencernaannya yang masih dalam tahap pengembangan tak mampu memerangi bakteri ini sehingga dapat membawa kepada botulisme infanti, yaitu suatu kondisi jarang terjadi namun cukup parah.
Walaupun bisa saja menggodok makanan bayi dengan madu, lebih baik kita tunggu hingga usianya minimal satu tahun.
2. Susu Sapi
Susu dari sapi sepenuhnya takdir di buat khusus untuk manusia bayi. Kandungan tingginya protein serta mineral dapat membebani ginjal si kecil. Lebih lanjut, susu tersebut kurang akan kadar zat besi, vitamin C, dan berbagai gizi penting bagi perkembangan balita.
Oleh karena itu, lebih baik terus memberikan ASI atau susu formula yang dikembangkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi si anak.
3. Wortel Mentah
Saat memberikan makanan padat kepada bayi, banyak orangtua antusias untuk menyertakan aneka buah dan sayur. Namun, wortel mentah sebaiknya dihindari sebagai awal pemberian makanan.
Mereka tak cuma membahayakan karena risiko tersedak bagi bayi, tapi juga sangat susah untuk dicerna di dalam perut kecil mereka. Wortel justru termasuk jenis sayur yang cukup sulit dikonsumsi dan dicerna, meski sudah sampai pada usia dewasa.
Ini terjadi karena wortel mengandung banyak selulosa, yaitu jenis serat yang tak bisa diproses total oleh tubuh kita. Oleh karena itu, saat menyajikannya pada bayi berusia kurang dari satu tahun, pastikan Anda memasaknya hingga benar-benar lembut agar mencegah masalah kesehatan.
4. Anggur Utuh
Buah pada umumnya baik untuk bayi. Kandungan gizi yang tinggi serta rasanya yang manis membuat buah banyak disukai. Namun, anggur merupakan pengecualian karena bisa membahayakan akibat risiko tersangkut di tenggorokan anak kecil, khususnya balita dibawah usia satu tahun.
Ukuran, bentuk, dan kulitnya yang halus memudahkan mereka untuk meluncur ke tenggorokan tanpa mengunyah dengan benar. Tapi jangan khawatir, si kecil tidak perlu melewatkan manfaat kesehatan dari anggur.
Memotongnya menjadi empat bagian atau ukuran yang lebih kecil sudah cukup untuk menjadikannya aman dikonsumsi oleh bayi di bawah 1 tahun.
5. Minuman Manis serta Makanan Berbobot
Kami semua berharap hal terlengkap bagi buah hati kami. Membayangkan mereka berkembang dengan pesat, riang, serta bugar. Akan tetapi, memberikan minuman manis dan camilan tidak akan membantu mencapai ambisi tersebut.
Anda pasti sudah melihat bahwa gula hanya memberikan rasa manis yang enak, namun tak mengandung nutrisi sama sekali. Konsumsi berlebihan gula bisa memicu masalah seperti obesitas, karies gigi, serta pola makan tidak seimbang selama bertahun-tahun.
6. Selai Kacang
Selai kacang merupakan hidangan enak dan bernutrisi yang digemari kebanyakan orang. Bahkan, mengenalkan kacang sedini mungkin bisa membantu mencegah alergi.
Namun, sangat penting untuk melakukannya secara aman, yaitu dengan menaburi selai kacang secukupnya di atas roti bakar bisa menjadi pilihan atau dicampurkan sebentar ke dalam bubur halus tersebut.
7. Garam
Garam merupakan zat biasa pada masakan kita. Zat ini memperkaya cita rasa hidangan dan kerap dipakai dengan tidak banyak pertimbangan. Akan tetapi, bagi balita kurang dari 12 bulan, hal tersebut menjadi aspek yang harus diperhatikan secara cermat.
Ginjal bayi belum cukup matang untuk memproses garam dalam jumlah besar. Selain itu, diet tinggi natrium sejak dini dapat menyebabkan preferensi untuk makanan asin saat mereka tumbuh, yang dapat merugikan kesehatan.
Jadi ketika menyiapkan makanan untuk si kecil, sebaiknya hindari menambahkan garam. Ingat, selera mereka baru saja berkembang dan mereka tidak membutuhkan bumbu tambahan untuk menikmati makanannya.
8. Kerang Mentah dan Sushi
Kerang segar serta sushi merupakan hidangan yang enak bagi sebagian besar orang. Namun, keduanya kurang sesuai untuk balita dibawah usia satu tahun. Karena bisa jadi mengandung bakteri berbahaya dan parasit yang dapat memicu terjadinya keracunan makanan.
Ini terjadi lantaran sistem imun bayi sedang dalam proses perkembangan, sehingga membuat mereka lebih mudah mengalami risiko tersebut. Pedoman utama yang tepat ialah memberikan hanya ikan dan makanan dari lautan yang telah dimasak dengan matang penuh pada si anak agar dipastikan aman bagi konsumsinya.
Melansir dari laman Halodoc pada Sabtu (10/05) makanan yang paling akan untuk bayi di bawah 1 tahun adalah puree buah segar, bubur tim sayur dan daging, bubur labu kuning dan salmon, dan avocado puree dicampur yoghurt.
Comments
Post a Comment