7 Makanan yang Perlu Dik hindari di Malam Hari untuk Tidur Berkualitas: Cek Daftar Ini!

- Untuk merawat kondisi fisik secara optimal, pastinya kita harus mengontrol nutrisi yang masuk dan terjaganya keserasian di dalamnya. Terutama soal pilihan makanan pada waktu berbuka atau sahur.

Malam hari merupakan saat ideal untuk beristirahat setelah menjalani kegiatan sehari-hari. Sangat sederhana bagaimana kami dapat mendapatkan satu bungkus keripik lalu menikmatinya sembari melihat televisi, ataupun memesan hidangan cepat saji secara daring guna disantap bersama keluarga.

Demikian pula dengan efek terhadap kesehatan yang mungkin menyebabkan berbagai penyakit di masa depan, dan kita tidak dapat mengulangnya untuk diperbaiki.

Berikut ini adalah tujuh jenis makanan yang sebaiknya dijauhi ketika malam hari untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, seperti dilaporkan oleh situs Global English Editing pada Jumat (9/05).

1. Makanan tinggi gula

Gula bisa meningkatkan level energi kita. Walaupun hal tersebut mungkin berguna sepanjang hari, kondisi ini tak stabil dan kurang ideal saat kita berusaha rileks pada malam hari.

Lebih lanjut, kecelakaan setelah konsumsi gula berlebih bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan insomnia saat harusnya tertidur pulas. Penting untuk ingat bahwa moderasi menjadi kunci di sini. Tak masalah jika ingin mencicipi hidangan manis secara berkala, namun usahakan hindari hal tersebut mendekati jam tidur.

2. Makanan pedas

Apakah itu jalapeƱo, saus pedas ataupun kari panas, semua bisa membangkitkan nafsu makan. Namun begini penjelasannya, hidangan pedas kurang pas jika disandingkan dengan istirahat malam yang tenang.

Makanan berbumbu pedas bisa mengakibatkan keresahan perut atau masalah pencernaan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada waktu istirahat malam Anda. Maka dari itu, mungkin cukup bijaksana jika Anda memilih tidak menggunakan saus pedas saat makan malam nanti. Hal ini tentunya akan memberikan manfaat bagi sistem pencernaan serta pola tidur Anda.

3. Minuman kafein

Kafein merupakan suatu zat perangsang. Zat ini menghambat beberapa senyawa tertentu dalam otak yang mendukung proses tidur sambil meningkatkan sekresi adrenalin. Dampak dari konsumsi kafein dapat terasa sampai 10 jam lamanya, jadi apabila Anda menyeduhkannya pukul empat petang, pengaruhnya masih akan dirasakan hingga tengah malam menjelang dua dini hari.

Oleh karena itu, apabila Anda kesulitan tidur, bisa jadi perlu dipikirkan untuk mengecilkan konsumsi kopi, teh, serta minuman yang mengandung kafein lainnya, terlebih lagi pada waktu menjelang petang hingga larut malam.

4. Alkohol

Alkohol mengecilkan waktu tidur dengan gerakan mata cepat (REM), yaitu fase terpenting dalam proses pemulihan saat tidur. Ini bisa membuatmu merasa mual dan tidak nyaman ketika bangun.

Maka dari itu, lebih baik menghindari secangkir wine atau beer tersebut menjelang waktu tidur apabila Anda ingin mencapai kualitas istirahat yang baik di malam hari. Sebaiknya pilih minuman hangat tanpa kafein sebagai alternatifnya.

5. Makanan berminyak, gorengan

Semua orang menikmati secuil hidangan berlemak dan menggoreng dari waktu ke waktu. Namun, perlu ditekankan bahwa tipe makanan tersebut bisa memberatkan lambung dan susah ditelan, sehingga menciptakan rasa tidak nyaman yang dapat mempengaruhi kualitas tidur kita pada malam harinya.

Sebaliknya, pilih camilan yang lebih ringan untuk dicerna oleh tubuh Anda. Hal ini akan membuat kualitas tidur menjadi jauh lebih baik serta memberikan dampak positif pada kondisi fisik secara keseluruhan.

6. Makanan yang mengandung banyak karbohidrat dan protein tinggi

Usahakan untuk tidak memakan hidangan berat atau tinggi protein mendekati saat Anda tidur. Bila tetap ingin menikmati steak, sebaiknya konsumsi pada jam-jam awal malam saja. Dengan begitu, istirahatmu akan menjadi lebih berkualitas.

7. Makanan asam

Makanan beracid seperti tomat serta buah jeruk bisa memicu kembung dan masalah pada sistem pencernaan, membuatnya menjadi tantangan bagi Anda untuk meraih istirahat semalam yang berkualitas.

Ini tak sekadar berkaitan dengan ketidaknyamanan akibat konsumsi makanan tertentu. Gejala refluks asam yang umumnya ikut serta bisa memicu masalah tidur dan potensi kerusakan permanen di kerongkongan apabila kondisi ini berlangsung secara rutin.

Berdasarkan informasi dari halaman Hello Sehat pada tanggal 10 Mei (Sabtu), beberapa pilihan makanan yang disarankan untuk dikonsumsi di waktu malam antara lain pisang, Greek yogurt, sandwich dengan selai kacang, sereal bersama susu berkafein rendah, edamame, serta telur.

Pastikan bahwa makanannya cukup memuaskan dan dapat meningkatkan mutu istirahat Anda dengan cara menambah durasi tidur sebab nutrisi didalamnya sungguh-sunguh memberi manfaat.

Comments

Popular posts from this blog

5 Camilan Tradisional Gurih dari Sidoarjo yang Mantap Buat Ngemil!

G-Walk Surabaya: Eksplore Kuliner Kekinian dengan Cita Rasa dan Tampilan Instagenic

Suka Nongkrong? Cek 3 Kafe Terbaik di Tumpang Malang yang Wajib Dicoba!